28/03/2020
SOSIAL

Heboh! Bayi 2 Tahun Di Kota Prabumulih

Lencanapublik.com PRABUMULIH-Setelah viralnya Rahiza seorang balita 2 tahun yang mengalami kurang gizi akibat keterbatasan ekonomi, Kapolres Prabumulih bersama jajaran beserta dokter forensik polres dan Lurah Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih menyambangi rumahnya yang berada di jalan Sukarela RT 04 RW 01 kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur (jum’at/23/01/2020).

Kapolres beserta jajaran memberikan bantuan berupa konsumsi harian balita berupa susu, beras, roti dan makanan lainnya diberikan kepada orang tuanya guna kebutuhan keseharian untuk Rahiza.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIK MH mengatakan kalau mendengar kabar balita kurang gizi ini dari viralnya kisah kehidupan Rahiza bersama keluarga yang terbatas ekonomi.

“Karena ini sudah kewajiban selalu peduli terhadap warga apalagi sampai mendapat informasi kalau ada balita yang mengalami kurang gizi, kita juga meneruskan program dari Kapolda Sumatera Selatan yang seharusnya dilaksanakan setiap Jumat namun kita memang peduli terhadap Rahiza,” kata Kapolres saat dikonfirmasi, Kamis (23/01/2020).

Wayan menyampaikan jika Polres Prabumulih sekarang telah berbenah dengan menyambangi rumah warga yang kurang mampu dan memberikan bantuan.

“Polres Prabumulih sekarang telah berbenah setiap jumat menyambangi rumah warga yang kurang mampu karena itu point program dari Kapolda Sumatera Selatan,” ucapnya.

Sementara itu Lurah Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih, Joko Arif mengucapkan terimakasih kepada Kapolres telah menunjukkan rasa perduli terhadap masyarakatnya.

“Bantuan ini sangat berharga bagi keluarga Rahiza dan apa yang diberikan dari puskesmas dan kelurahan sudah maksimal,” kata pria yang sering disapa Arif ini.

Terpisah, dokter forensik Polres Prabumulih mengungkapkan, kalau Rahiza sangat membutuhkan asupan gizi dan vitamin mengingat dari keadaan fisiknya.

“Kalau dilihat dari fisiknya Rahiza memang kekurangan gizi dan asupan vitamin karena terlihat dari matanya yang layu dan lesu dan ini perlu diberikan vitamin apalagi dengan berat badan dibawa normal yang seharusnya 10 sampai 11 kg,” jelasnya.

Sedangkan Reni, ibu Rahiza mengucapkan terimakasih atas bantuan diberikan tersebut dan berharap anaknya normal seperti anak sedia kala.

“Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan diberikan Kapolres Prabumulih,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *