03/07/2020
KOTA PRABUMULIH

KPU Kota Prabumulih Adakan Sekolah Demokrasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih melounching Program Sekolah Demokrasi, sebelum peresmian program sekolah demokrasi KPU Kota Prabumulih mengisi acara kegiatan dengan seminar nasional dengan tema,” Penguatan Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat, Peran Milenial Ditengah Arus Politik Pragmatis”.

Program sekolah demokrasi diresmikan langsung oleh Anggota KPU RI Divisi SDM, Organisasi Litbang dan Diklat Ilham Saputra didampingi Ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan serta unsur muspida lainnya.

Peresmian sekolah demokrasi ditandai dengan pemukulan gong serta penyematan tanda peserta sekolah demokrasi oleh anggota KPU RI Ilham Saputra. Acara bertempat di pendopoan rumah dinas Walikota Prabumulih, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan. Sabtu (07/03/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota KPU RI Divisi SDM, Organisasi Litbang dan Diklat Ilham Saputra, Ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan beserta Komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan dan Komisioner KPU Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Selatan, Sekda Kota Prabumulih, Perwakilan Kejari Prabumulih, Perwakilan Polres Prabumulih, Peserta Sekolah Demokrasi dan tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah SIP dalam sambutannya berharap dengan diadakannya Program Sekolah Demokrasi di Kota Prabumulih dapat mendukung suksesnya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih serta Pemilihan Umum nantinya.

Selain itu, Marjuansyah mengungkapkan bahwasannya program sekolah demokrasi merupakan sebagian kecil proses pendidikan politik yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas demokrasi kedepan dan mampu meloloskan diri dari persoalan yang kerap dijumpai pada pemilihan kepala daerah.

” Untuk angkatan pertama ini terdiri dari dua segmen yaitu pelajar dan masyarakat umum. Pelajar dari 16 sekolah sebanyak 484 siswa dan umum 76 siswa,” ungkapnya saat di wawancarai awak media usai acara tersebut.

Program sekolah demokrasi ini ada 24 pertemuan diisi dengan tatap muka (Teoritis) dan kunjungan ke kantor DPRD.” Semoga program ini berkelanjutan dan berjalan dengan sukses,” harap Marjuansyah.

Masih kata Marjuansyah, Ada juga dengan membuat komunitas yang menolak politik uang atau hoax. Artinya kedepan masyarakat Prabumulih hadir di TPS karena kesadaran penuh berpartisipasi dalam rangka memilih pemimpin yang berkualitas. ” Bukan karena faktor X seperti politik uang,” tegasnya.

Meskipun demokrasi di Prabumulih sudah terbilang bagus dengan capaian partisipasi pemilih 83 persen. “Namun kita tidak puas capaian dalam angka, penting bagi kita capaian dalam substansi”, ujarnya.

Masih di acara yang sama, Anggota KPU RI Ilham Saputra, Dalam sambutannya Ia berpesan agar peserta program Sekolah Demokrasi nantinya dapat berperan aktif untuk mensukseskan Pemilihan Umum dengan cara seperti, “Meningkatkan Partisipasi Pemilih melalui sosialisasi, Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Demokrasi dan Bisa menjadi contoh bagi masyakarat lainnya untuk memilih calon yg mempunyai visi dan misi yang tepat,” jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *