28/03/2020
KOTA PRABUMULIH

proyek Tak Kunjung Selesai Warga Mempertanyakan

Proyek kotaku

lencanapublik.com PRABUMULIH, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) satu dari Upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh, Begitu pula pelaksanaan kegiatan proyek KOTAKU dengan Anggaran sekitar 2 miliar rupiah yang terfokus di RW 01, 02 dan 03 di Wilayah Kelurahan Karang Raja Prabumulih Timur diduga tak tepat sasaran lemah pengawasan,

Dari investigasi LSM dan pantauan awak media terlihat proyek pengerjaan yang mangkrak seperti jalan setapak paving blok RW 01 tepatnya di RT 02 ,dan proyek renovasi drainase RT 01 Kelurahan Karang Raja Prabumulih Timur, sementara batas waktu pekerjaan di Akhir tahun 2019 telah habis.

Informasi Dari Ketua RT 02 saat dikonfimasi memberikan keterangan volume panjang jalan setapak 93 meter dan baru dikerjakan sepanjang 58 meter hingga sekarang sisa volume 35 meter blm juga di selesaikan, akibatnya akses jalan belum bisa di lewati terutama kendaran motor dan pejalan kaki

“Saya Ketua RT 02 hanya sebagai pekerja menunggu petunjuk dari ketua KSM lohan yang secara teknis ditunjuk dalam pengelolaan keuangan mengakomodir apa saja paket pekerjaan yang akan dikerjakan, sampai sekarang buktinya pekerjaan jalan setapak ini tidak juga selesai, kemarin terhambat dan stop dikenakan sempat tidak ada material “bebernya

Lebih Miris yang dirasakan Betra Ketua RT 01/RW 01dan Warganya, proyek renovasi drainase yang awalnya sudah di setujui oleh Ketua KSM dan pengurus LKM dan sudah diajukan dari tahun 2019berbarengan dengan usulan jalan setapak RT 02 lalu hingga saat belum terealiasi dan sepertinya tidak dikerjkan karena tidak ada di RAB, betra menyayangkan karane drainase sangat di butuhkan warga dan merupakan indikator penting dalam program KOTAKU,

“Sebelumnya paket pekerjaan Drainase sudah di setujui oleh Ketua KSM dan pengurus LKM dan Lurah pun turun kelapangan menyaksikan saat pengukuran berapa volume panjang parit drainase akan dikerjakan, namun hingga saat ini sudah berganti tahun belum direalisasikan ” Ujarnya

Ketua KSM Lohan Sugianto saat di bincangi melalui sambungan telpon menjelaskan terlambatnya pekerjaan jalan setapak di RT02 karena pekerja tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan akibatnya upah jasa tenaga kerja membengkak, matrial tidak masalah ditanya mengapa usulan renovasi drainase tidak dikerjakan alasanya Anggran yang tidak cukup.

“Menurut salah satu tokoh masyarakat di RT 04 RW 01 yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan,  “Kami Sangat Berterima kasih dengan adanya program KOTAKU di RW kami, tapi alangkah bagusnya Apabila program ini adil dan merata, Karna di RT 04 inilah titik kumuh yang sebenarnya, tapi mengapa dengan uang yang bernilai Milyaran rupiah itu tak dapat menyentuh masyarakat di RT 04 ini.

Bahkan jalan setapak yang ada di RT 02 sepertinya belum terselesaikan padahal tahun sudah berganti. Bebernya. (team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *